sebuah pemikiran yang terbuka

tanggapan orang: Sudah, jangan dipermasalahkan lagi. Beliau kan sudah mengakui kesalahannya dan meminta maaf. Sekarang tergantung semua mahasiswa MIPA bisa memaafkan atau tidak. Jika kita masih dipermasalahkan, bisa jadi aja kita sama dengan sebuah instituisi yang masih mengusut Ibu Prita. Benar ga??

Dan juga, antum juga salah Ben. Kenapa harus bikin SK Gertakan? Sebagai mantan Presidium, itu sama aja seperti ga penting. Malah akan timbul polemik seperti yang terjadi saat ini. Walaupun kita ngerti SK itu tidak sah karena tidak ditetapkan di Kongres dan tidak ada tanda tangan ente, tapi itu kan bisa jadi mahasiswa MIPA yang tidak up date tentang KEMA bisa menjadi multitafsir. Seharusnya ente lebih bijak menangani masalah ini. Kema ada di tangan ente selaku PRESIDIUM. Ingat itu! Jangan malah memancing di air yang keruh. Klo ini bagian dari manajemen konflik ente, carilah yang jangan sampai menimbulkan multi tafsir.


sebuah manajemen konflik yg saya buat sendiri "tentang Pembubaran KEMA FMIPA Unpad" yang berujung pada penindasan kebebasan berkata-kata, dan sempat saya berpikir bahwa dulu pada saat saya di angkat oleh teman-teman kongres untuk mencalonkan kembali menjadi presidium 1 Kema FMIPA unpad, yang saya masih ingat kata-katanya: "kang ben sdahlah di kongres mipa butuh akang yang sudah berpengalaman lebih disini, mau ya?jd presidium 1?

tercetus dari benak hati yang paling dalam bahwa saya mencoba mengambil kembali amanah disini, tp sekarang orang-orang yang justru menghadapkan diriku mengambil keputusan yang salah, yang sudah mengambil thread "pembubaran kema"

tp maksud saya menulis ti forum diskusi di grup fmipa unpad tersebut adalah :
1. Tinjauan dari KPU 2009-2010 tentang tidak adanya yang mendaftarkan menjadi calon presidem BEM (sebuah mata rantai yg terputus).
2. Perlakuan terhadap kekecewaan sebagian mahasiswa Mipa Unpad.
3. Percumanya dibuatnya grup fmipa unpad ini, yang membernya terus bertambah sekrang saja ada 1317 orang yang ikut tp anak2x bem pada tidak mau ikut berkomentar, bahkan menurut salah satu petinggi di kema fmipa unpad, takutnya pengurus bem yang salah berkomentar di grup facebook ini.

menanggapi hal tentang hasil saya diskusi/ngobrol sama salah satu petinggi kema fmipa unpad, tentang diskusi BOMS yang diadakan BEM, yang menyudutkan saya, saya tidak banyak berkomentar banyak, bahwasanya kalau ma bicara dan ngobrol langsung saja di depan saya, agar tidak timbul sesuatu konflik internal baru lagi.

kalau perlu diketahui, saya selama menjabat sebagai presidium 1, tidak akan merugikan pihak manapun, ataupun malah mensalahgunakan jabatan seperti kata-kata teman ku:
sebelumnya maaf klo ada kata2 yg salah,... saya sepakat sama yg diatas (line RBB) kok sepertinya peraturan dan jabatan di buat mainan ya???
adakah cara lain yg lebih baik??? apa sudah buntu??
ya seharusnya permasalahan ini dibicarakan sama2. atau hanya sebatas memnuhi wall di group ini. Saya sendiri tidak tahu, apakah di luar sana tmn2 yg merasa kecewa sudah bertatap muka dan duduk bersama dengan pihak terkait??
tanpa menunggu siapa tg seharusnya menyapa....Sudahkah???
mohon di jawab... makasih

"keep deep thinking dan positif thinking"
memang menurut saya "alam itu mengajarkan kebenaran yang bersifat MUTLAK"

No comments:

Post a Comment

Terimakasih Untuk Komentar Anda Di Artikel Ini.