Catatan hari ini

Aku selalu suka minuman kesukaanmu
Aku selalu suka makanan kesukaanmu
Aku selalu suka jacket yang selalu kamu kenakan
Aku selalu suka dengan apapun yang membuatmu tersenyum
Kenangan itu masih yang terindah

Aku Si Benang Kusut

Hujan..
aku mencintai hujan,
meskipun mereka berargumen bahwa ; hujan itu merepotkan, hujan salah satu penyebab kemacetan, hujan adalah musuh besar ibu-ibu yang mengeringkan pakaian, dan hujan adalah sekumpulan molekul yang paling dibenci kambing dan kucing..
heum.. tak taukah mereka bahwa, salah satu waktu dimana doa akan diijabah oleh allah adalah pada saat hujan datang??
dan malaikat pemberi rizki serta merta turun kebumi bersamaan dengan turunnya sang hujan??
semoga mereka merubah argumennya saat mereka tau hal ini..
please.. STOP!! menggerutu dan mengeluh jikalau hujan datang ya

Gerimis..
aku menyukai gerimis,
sangaaaat menyukainya.. aku akan bertingkah kebalikan dari apa yang kalian lakukan jika gerimis datang..
mungkin kebanyakan dari mereka akan bergegas membuka payung atau berteduh menghindarinya,
tapi aku.. aku akan menutup payungku, berjalan kaki menyusuri perjalanan, dan menadahkan wajahku ke langit, lalu tertawa bahagia..
atau menurunkan kaca helm, dan menyurungkan jas hujan lengkap di sisi tubuh mereka,
tapi aku.. aku akan membuka helmku, dan menormalkan tarikan gas motorku, lalu tersenyum lega..
meskipun sahabatku pernah bilang begini sewaktu melihat tingkahku yang dia anggap tak sewajar orang2 wajar, "gerimis itu lebih bahaya dari ujan deres, gerimis itu bisa bikin kepala pusing, bisa sakit ini..dan itu" lalu senyumku semakin lebar mendengar sang nasehator bersabda,

Retorika Tipu Muslihat

Sarat akan ketidakadilan. Kenapa harus dipertahankan jikalau malah merusak diri sendiri. Atau malah menjadi sok pahlawan yang bisa mengurai kemacetan dan kesemrawutan. Jika loyalitas menjadi titik tertinggi mungkin tidak ada rasa jengkel dan kesal. Atau malah hanya ingin menjadi penonton dan komentator busuk yang bisa menggumam dalam suara lantang, retorika penuh dgn kemunafikan. Jikalau...

Ahh persetan dgn itu. Klo hny segelintir orang-orang bertitle tinggi cuma bisa beretorika ria dgn mulut manis. Kata serapah yang bisa aku ucapkan. Haruskah menjadi dewa yang bisa memindahkan para pion pion anak buah. Memecut tuk kerja. Atau para kuda dan mentri yang bekerja. Momentum tidak akan muncul jika aku cuma bisa menulis dan menulis. Butuh momentum devide at impera. Agar sebuah masalah menjadi sebuah titik balik, atau bahkan batas ambang titik jenuh. Limit saja tak usah ekstrim.

Cemburu pada samudera yang menampung segala. Cemburu pada sang ombak yang selalu bergerak (iwan fals, cemburu).

Cicurug, okt 2012